Montag, 23 Januar 2017 - Öffnungszeiten 08.00 s / d h 21.00 , Samstag- Sonntag ab
Nach Hause » Artikel » Chairul, Dokter Gigi Yang Jadi Pengusaha

Chairul, Dokter Gigi Yang Jadi Pengusaha

10 Dezember , 2013 , Kategorie : Artikel

161957_620

Apa jadinya jika seorang calon dokter gigi justru merambah bisnis televisi? Jika ingin tahu jawabannya, inilah sosok Chairul Tajung (CT), pebisnis yang kini namanya berkibar dengan grup TransTV dan Trans7. Berkat kesulitan ekonomi yang menderanya, ternyata hal tersebut justru menjadi bekal mengasah ketajaman insting bisnisnya.

Saat kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, pada periode tahun 1980-an, ia memang harus memenuhi kebutuhan kuliahnya sendiri. Meski terlahir dari keluarga yang cukup berada, karena perubahan keadaan politik, keluarganya terpaksa menjalani kehidukan seadanya. Dari rumah yang tergolong besar, meraka harus menjualnya dan menyewa sebuah losmen yang sempit.

Namun ternyata, kesulitan ini justru membuat CT membulatkan tekatnya untuk kembali berjuang meraih kesuksesan, “Saya bercita-cita menjadi orang besar”. Maka lepas dari SMA Boedi Utomo Jakarta, ia pun masuk ke Fakultas Kedokteran Gigi UI. Kesulitan biaya kuliah membuatnya harus kreatif mencari dana untuk meneruskan sekolahnya. Maka, kelahiran Jakarta, 18 Juni 1962 ini pun lantas memulai bisnis kecil-kecilan. Mulai dari berjualan buku kuliah stensilan, kaos, sepatu dan aneka barang lain dikampus dan kepada teman-temannya. Dari modal usaha itu, ia berhasil membuka sebuah toko peralatan kedokteran dan laboratorium di daerah Senen Raya, Jakarta. Sayang, karena sifat sosialnya yang sering memberikan fasilitas kepada rekan kuliah, serta sering mentraktir teman, usaha itu pun bangkrut. Namun rupanya menjadi pebisnis telah memikat hatinya. Walau bangkrut, ia justru langsung mencoba usaha lain, kali ini di bidang kontraktor. Meskia kurang berhasil, ia merasa mendapat banyak pelajaran dari bisnis-bisnis yang pernah ditanganinya.

Setelah kuliah selesai tahun 1987, dirinya bersama dengan salah satu rekannya menekuni bisnis dengan membuat CV yang memproduksi sepatu berkembang. Ia mengawalinya dengan meminjam uang Rp 150 juta. Perusahaan berkembang menjadi lima pabrik di bawah induk bernama Para Grup. Jahre Alt 1995, CT telah memiliki perusahaan Para Multi Finance. Ia pun lantas memfokuskan usahanya ke tiga bisnis inti, yakni: keuangan, properti dan multimedia. Melalui tangan dinginnya, ia mengakuisi sebuah bank kecil yang nyaris bangkrut, Bank Tugu. Keputusan yang dianggap kontroversial saat itu oleh orang dekatnya. Namun pengalaman bangkit dari kegagalan rupanya mengajarkan banyak hal. Ia justru mengangkat Bank Mega – menjadi bank papan atas dengan omset diatas Rp 1 Triliun saat ini.

Selain itu, suami dari Dokter Gigi Ratna Anitasari ini juga merambah bisnis sekuritas, asuransi jiwa dan asuransi kerugian. Kemudian di bisnis properti, ia juga telah membuat sebuah proyek prestisius di Kota Bandung, yang dikenal dengan Bandung Supermall dan salah satu usaha yang paling melambungkan namanya yaitu bisnis televisi, TransTV. Pada bisnis pertelevisian ini, ia juga dikenal berhasil mengakuisisi televisi yang nyaris bangkrut TV7, dan kini berhasil mengubahnya jadi Trans7 yang juga cukup sukses.

KONTAKTIEREN SIE UNS ( Schnelles Reagieren )
*Wir sind bereit, Ihnen von ganzem Herzen dienen!
Hotline : 087775677788
SMS-Center : 087775677788
BBM : 53E32A07
Via Yahoo Messenger :

Wie Schwarze Flecken auf Zähne beseitigen

29 November , 2015 , Kategorie : Blog

Schwarze Zähne können unangenehme Dinge zu produzieren und wird nicht angenehm zu sehen sein,. Banyak sekali hal yang dapat menjadi penyebab gigi hitam. Im folgenden Artikel, kita akan membahas apa sajakah yang menyebabkan gigi hitam dan cara menghilangkan... weiterlesen

Cara Pakai Gun Shooter

5 June , 2015 , Kategorie : Artikel

Sekarang untuk mengganti karet behel tidak begitu susah, karena dengan Gun Shooter anda dapat menyelsaikan masalah itu. Gun Shooter adalah alat untuk mengganti karet behel, baik itu jenis Power O, Chain atau Karet Motif. Tidak perlu bingung gimana cara... weiterlesen

9 Steigbügelbenutzer Tipps Wie Achten Sie darauf,

14 Januar , 2015 , Kategorie : Artikel

Montagewinkel / Zahnspangen ist derzeit ein Trend und schnell angenommen Leute, die wollen, um ein sauber und ordentlich Zähne. Darüber hinaus wurden viele Bügel Getriebe nur für Stil zu stellen und zeitgenössischen Strömungen allein erfüllen ... weiterlesen

Frühe Installations Stirrup Wenn Aged 13-14 Jahre Alt

13 Dezember , 2014 , Kategorie : Blog

Eltern müssen die Aufmerksamkeit auf das Alter des Kindes zu zahlen, wenn sie um die eckigen oder geschweiften Klammern, um zu installieren nicht zu gefährden wollen. So sagt Chef General Manager indonesischen Dental Association, Rini Zaura drg Anggraeni. “Wenn das Kind zu tragen möchte Steigbügel, Eckzähne sollten sie schon ... weiterlesen

Bringen Dental Gingsung in Japan Was ist Hot

7 Dezember , 2014 , Kategorie : Blog

Wenn in Indonesien, strömten Menschen zum Zahnarzt, um den Zahntechniker zu Steigbügel nur so ordentlich die Zähne auf einmal, um Stil zu installieren, aber in Japan der umgekehrte Trend geschieht. Anscheinend junge Frauen in Japan jetzt überfüllt ... weiterlesen


Hotline : 087775677788 SMS-Center : 087775677788 BB Messenger : 53E32A07 order@smileorthoshop.com