Wednesday, 18 January 2017 - Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu- Minggu libur
Home » Artikel » Membersihkan Karang Gigi dengan Scaling

Membersihkan Karang Gigi dengan Scaling

11 Januari , 2013 , Category : Artikel

skaling-gigiScaling adalah salah satu perawatan gigi dan mulut yang tujuan utamanya membersihkan karang gigi. Peralatan yang biasa dipakai adalah hands instruments scaler atau manual scaler, dan ultrasonic scaler. Manual scaler mempunyai beberapa jenis yang bentuknya disesuaikan dengan anatomi gigi dan letak kalkulus.

Plak yang bertumpuk di dalam mulut akan mengalami mineralisasi membentuk karang gigi. Karang gigi tidak secara langsung menjadi penyebab penyakit jaringan periodontal gigi, tetapi menjadi media untuk bakteri yang menimbulkan peradangan, yang memicu terjadinya penyakit periodontal. Apabila tidak segera diatasi, akan terjadi kerusakan jaringan penyangga gigi yang lebih dalam, yaitu kerusakan tulang alveolar yang menyangga gigi. Gigi menjadi goyang dan berisiko harus dicabut. Karena itu, karang gigi harus segera dibersihkan, yang hanya bisa dilakukan dengan scaling oleh dokter gigi.

Prosedur Scaling
Sebelum dilakukan scaling, biasanya akan dilakukan anamnesis pemeriksaan gigi. Dokter gigi akan memeriksa keadaan pasien ekstra dan intra-oral. Secara ekstra-oral akan dilakukan anamnesis/wawancara dan dilihat apakah ada pembengkakan kelenjar limfe di kepala dan leher sebagai tanda adanya penyebaran infeksi dan anamnesis, lalu pemeriksaan intra-oral untuk melihat keadaan dalam mulut pasien. Selain melihat keadaan giginya, dilihat juga keadaan jaringan lunak lainnya, seperti gingival, palatum (langit-langit mulut), dan lidah, karena beberapa penyakit sistemik memberikan gambaran yang khas dalam mulut, contohnya diabetes, herpes, dan leukemia.

Ultrasonic Scaler UDS-P LED Woodpecker

Setelah semua pemeriksaan dilakukan, baru akan dilakukan scaling. Biasanya, prosedur scaling adalah kombinasi manual dan ultrasonic scaler, dan diawali dengan ultrasonic scaler untuk membuang kalkulus yang keras dan melekat erat pada permukaan gigi. Manual scaler dipakai untuk membuang sisa-sisa karang gigi pada permukaan gigi yang lebih sensitif dan tidak bisa menggunakan ultrasonic scaler. Pada pasien dengan kalkulus yang dalam dan gingivitis, sedikit saja bersentuhan dengan gusi akan menimbulkan pendarahan dan rasa sakit, jadi biasanya akan dilakukan anestesi lokal.

Setelah scaling, dilakukan root planning dengan pemolesan atau polishing. Prosedurnya sederhana, gigi akan diolesi dengan pumice, yang berbentuk pasta tapi kasar seperti berpasir. Kemudian gigi disikat dengan bur brush untuk membuang sisa karang gigi, menghaluskan permukaan gigi dan menimbulkan sensasi segar dalam mulut pasien, sehingga mulut terasa bersih dan segar. Dengan permukaan gigi yang halus, diharapkan plak dan bakteri sulit terakumulasi kembali, terbentuknya perlekatan gingival baru yang lebih baik, dan berkurangnya kedalaman poket gingival yang menjadi media bakteri.

Sesudah dibersihkan, biasanya gigi terasa lebih sensitif. Ini wajar, terutama bila sebelumnya sudah mempunyai masalah gigi sensitif. Karena permukaan dentin yang sebelumnya tertutup oleh kalkulus kini terbuka menimbulkan rasa lebih sensitif setelah dibersihkan. Hal ini bisa diatasi dengan melakukan topical fluoridasi, perawatan desensitisasi oleh dokter gigi, dan perawatan di rumah menggunakan pasta gigi untuk gigi sensitif. Penggunaan obat kumur yang mengandung chlorhexidine dan antibiotik oral juga terkadang dibutuhkan untuk beberapa kasus, terutama untuk pasien berpenyakit sistemik dan pasien pasca-operasi jantung yang berisiko tinggi terinfeksi endocarditis bacterialis.

KONTAK KAMI ( Fast Respond )
*Kami siap melayani Anda dengan sepenuh hati!
Hotline : 087775677788
SMS Center : 087775677788
BBM : 53E32A07
Via Yahoo Messenger :

Cara Menghilangkan Noda Hitam Pada Gigi

29 November , 2015 , Kategori : Blog

Gigi hitam dapat membuahkan hal yang tidak menyenangkan dan tidak akan sedap untuk dipandang. Banyak sekali hal yang dapat menjadi penyebab gigi hitam. Dalam artikel berikut ini, kita akan membahas apa sajakah yang menyebabkan gigi hitam dan cara menghilangkan... baca selengkapnya

Cara Pakai Gun Shooter

5 Juni , 2015 , Kategori : Artikel

Sekarang untuk mengganti karet behel tidak begitu susah, karena dengan Gun Shooter anda dapat menyelsaikan masalah itu. Gun Shooter adalah alat untuk mengganti karet behel, baik itu jenis Power O, Chain atau Karet Motif. Tidak perlu bingung gimana cara... baca selengkapnya

9 Tips Pengguna Behel dan Cara Merawatnya

14 Januari , 2015 , Kategori : Artikel

Pemasangan behel/Kawat gigi saat ini sedang menjadi tren dan marak digunakan masyarakat yang ingin memiliki gigi yang rapi dan tertata. Selain itu banyak pula yang memasang behel gigi hanya untuk sekedar gaya dan untuk memenuhi trend masa kini saja... baca selengkapnya

Usia Dini Pemasangan Behel Saat Berumur 13-14 Tahun

13 Desember , 2014 , Kategori : Blog

Orang tua perlu memperhatikan usia anak saat hendak memasang behel atau kawat gigi agar tidak membahayakan. Demikian kata Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia, Drg Zaura Rini Anggraeni. “Apabila anak ingin memakai behel, gigi taring mereka harus sudah... baca selengkapnya

Pasang Gigi Gingsung di Jepang Lagi Ngetren

7 Desember , 2014 , Kategori : Blog

Jika di Indonesia orang-orang berbondong-bondong ke dokter gigi hingga ke tukang gigi hanya untuk memasang behel sehingga membuat gigi rapi sekaligus untuk bergaya, namun di Jepang tren yang berlawanan sedang terjadi. Rupanya remaja wanita di Jepang kini tengah ramai... baca selengkapnya


Hotline : 087775677788 SMS Center : 087775677788 BB Messenger : 53E32A07 order@smileorthoshop.com